Tampilkan postingan dengan label Hari raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari raya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Maret 2020

Maghapuja


Hari Raya Magha
Hasil gambar untuk peristiwa magha puja
(gambar hak cipta youth of samggi viriya)

A.   Hari raya Magha Puja diperingati antara bulan Februari-Maret.
B.    Hari raya Magha Puja memperingati 4 (empat) peristiwa besar yang terjadi di Veluvana (hutan Bambu).
C.    Empat peristiwa tersebut adalah :
a. Berkumpulnya 1250 bikhhu Arahat (tingkat kesucian tertinggi)
b. Semuanya tahbiskan sendiri oleh Sang Buddha
c. Mereka datang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
d. Sang Buddha mengajarkan Ovada patimoka yang merupakan inti ajaran para Buddha yang berbunyi : “JANGANLAH BERBUAT JAHAT, PERBANYAKLAH PERBUATAN BAIK, SUCIKAN PIKIRAN, ITULAH INTI AJARAN BUDDHA”

referensi video:
https://www.youtube.com/watch?v=_1aiShvk6V4


Kathina


Hari Raya Kathina
 Hasil gambar untuk peristiwa kathina
(gambar hak cipta inspiration of fredom)

A.   Hari Raya Kathina diperingati antara bulan Oktober-November.
B.    Di dalam upacara Kathina, umat mempersembahkan dana kepada sangha
C.    Kalau umat mempersembahkan dana kepada Sangha pada saat Kathina Dana, bukan berarti dana itu akan dibagi untuk 5 bhikkhu tersebut, tetapi dana tersebut akan dipergunakan oleh semua bhikkhu dari mana pun juga.
D.   Dana yang dapat diberikan kepada para bhikku yaitu 4 kebutuhan pokok (catupacaya) yaitu:
·         pakaian/jubah,
·         makanan,
·         tempat tinggal
·         obat-obatan.
E.    Selain itu kebutuhan penunjang lainnya misalnya: sandal jarum, sabun alat mencukur rambut, alat tulis diperbolehkan.
F.    Riwayat terjadinya Kathina
·         Pada zaman Sang Buddha Gotama, pada musim hujan bulan oktober-juli sampai dengan oktober November.
·         Sang Buddha memberi peraturan bahwa selama musim hujan para bhikkhu tidak boleh bepergian,
·         Melainkan harus tinggal disuatu tempat tertentu: sebab jalan akan menjadi becek, dan akan menyusahkan para bhikkhu, sedangkan kalau para bhikkhu tinggal di hutan, binatang-binatang kecil akan terganggu,
·         Maka selama 3 bulan masa vassa tersebut para bhikkhu harus tinggal diam di suatu vihara.
·         Suatu saat Sang Buddha melihat Bhikkhu menemuinya dengan jubah yang rusak dan kotor menjadi kasihan sekali dan muncul rasa sayang yang luar biasa kepada mereka.
·         Kemudian ada umat yang sangat berbakti Visakkha dan Anathapindika, minta izin kepada Sang Buddha agar mengizinkan mereka untuk mempersembhkan bahan /kain jubah yang cukup untuk 30 bhikkhu yang kedinginan dan rusaj jubahnya.
·         Kemudian Sang Buddha memberi izin.
·         Sejak saat itulah timbul Upacara Kathina, yang masanya selama 1 bulan,

  REferensi: berikut video pendukung



Asadha


Hari Raya Asadha
Hasil gambar untuk peristiwa asadha
(gambar hak cipt indianetzone)

A.   Hari raya Asadha diperingati bulan Juli-Agustus
B.    Hari raya Asadha dikenal hari Pemutaran Roda Dhamma yang Pertama,
C.    Pertama kali Sang Buddha mengajarkan ajarannya kepada lima orang Pertapa, di Taman Rusa Isipatana, di Benares. Di kenal dengan sebutan “DHAMMA CAKKA PAVATANA SUTTA”.
D.   Lima orang pertapa itu adalah:
1)    Kondanna,
2)   Badhiya,
3)   Vappa,
4)   Assaji
5)   Mahanama.
E.    Inti kotbah yaitu menghindari 2 (dua) hal yang ekstrim yaitu:
1.     Pemuasan nafsu keinginan indria
2.    Penyiksaan diri
F.    Karena dua hal itu tidak memberikan manfaat untuk mencapai kesucian.
G.   Pada hari Asadha kita memuji Dhamma dengan mengucapkan Namo Dhammaya artinya terpujilah dhamma


Waisak


Hari Raya Waisak


A.  Umat Buddha memiliki 4 (empat) hari besar yang diperingati setiap tahun. Empat hari besar itu adalah hari raya Magha Puja, Waisak, Asadha dan Kathina.

B.    Hari Raya Waisak
Ø  Hari raya Waisak diperingati antara bulan Mei-Juni.
Hari raya waisak memperingati tiga peristiwa penting yang terjadi pada bulan Waisak, saat purnama sidhi (bulan terang). Tiga peristiwa itu adalah :
a. Lahirnya bodhisatva Sidharta di Taman Lumbini
b. Pertapa Sidharta menjadi Buddha di Buddha Gaya
c. Sang Buddha meninggal dunia di Kusinara
Ø  Hari raya Waisak ini biasa disebut hari Buddha
Ø  Peringatan Waisak juga bertujuan meningkatkan keyakinan terhadap Sang Buddha dan ajaran-Nya.
Ø  Hari raya waisak sebagai hari libur nasional sejak tahun 1983, upacara untuk perayaan secara nasional di pusatkan di candi Mendut dan Borobudur.